2013, Kesehatan Diprioritaskan
Painan,Padek—Agar
bisa keluar dari daerah tertinggal, kesehatan merupakan indikator yang
harus dipenuhi sebagai mana dituangkan dalam pencapaian target Millenium
Development Goal’s (MDGs). Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang
menjadi ukuran, sedangkan IPM Pessel masih rendah yaitu 71,4 %.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Pessel Syahrizal Antoni kepada Padang Ekspres
kemarin. Ia menekankan kesehatan harus diprioritaskan. Sebab di Pessel
masalah kesehatan seperti angka kematian ibu dan anak masih tinggi
terutama di daerah terpencil. Ini juga disebabkan masih minimnya tenaga
kesehatan dan tidak lengkapnya sarana dan prasarana.
Karena itu sarana dan prasarana menjadi
prioritas pembangunan Pessel ke depan. Tahun 2013 Dinas Kesehatan
telah mengusulkan anggaran pada Rencana Anggaran Pendapatan Belanja
Daerah (RAPBD) Pessel sekitar Rp24 miliar di luar dana pendukung
pembangunan RSUD Tapan.
Kegiatan prioritas tahun 2013 untuk
urusan kesehatan adalah program pengadaan, peningkatan dan perbaikan
sarana dan prasarana puskesmas/pustu. Selain itu juga meningkatkan
kemitraan peningkatan pelayanan kesehatan (Jamkesda) dan pencengahan
penyebaran bencana.
Sedangkan untuk pembangunan RSUD
Tapan juga dianggarkan biaya operasionalnya. Dana operasional RSUD
Tapan perlu dialokasikan karena diperkirakan pembangunan RSUD ini akan
selesai akhir 2012 ini.
Peletakan batu pertamanya telah dilakukan Sabtu (3/11) lalu dan rancangan STOK sedang dibahas pemkab bersama DPRD Pessel.
“Kita berharap anggaran yang diajukan
ini bisa direalisasikan. Sebab kesehatan sangat penting untuk
meningkatkan sumber daya manusia,” tegasnya.
Tahun 2012 anggaran yang dialokasikan ke
dinas kesehatan sekitar Rp 16 miliar dan ditambah pada anggaran
perubahan sebesar Rp 1,3 miliar.
“Sebenarnya anggaran yang dialokasikan
tersebut tidak mencukupikarena Pessel merupakan daerah rawan beberapa
penyakit seperti DBD, malaria dan penyakit lainnya,” ulasnya
Sarana dan prasarana yang ada di
Kabupaten Pesisir Selatan saat ini, Puskesmas berjalan 10 unit,
Puskesmas rawatan 8 unit, Puskesmas keliling 18 unit,Pustu 91
unit,Posyandu 652 pos, Polindes/Poskesri 284, Rumah Sakit 1 unit.
Sedangkan tenaga kesehatan yang dimiliki seperti Perawat 343 orang,
Bidan 430 orang,dokter.(n)


Posting Komentar